Year: 2010

wajah rumah

Langkah cepat mempercantik wajah rumah

rumah asri dan cantik

Jika anda setiap hari berhias diri, sebaiknya rumah tinggal andapun demikian, Cuma frekuensinya aja yang beda dengan pemiliknya, kalau pemiliknya berhias setiap hari, kalau rumah bisa setahun sekali, atau bila kelihatan wajah rumah (fasade) sudah kusam dan tidak menarik.

Kadang-kadang orang hanya merenovasi interior saja, “melupakan” eksteriornya. Berikut tips memoles wajah (fasad) rumah tinggal :

  1. Pintu dan jendela yang menghadap depan bila kelihatan kusam, mengecat / politur kusen / daunnya ,bila menggunakan kusen kayu. Bila daun pintu sudah tidak menarik lagi, gantilah dengan yang baru, dengan disesuaikan dengan gaya / style rumah anda. Bisa diganti dengan kusen kayu , bisa dengan aluminium , bahkan dengan bahan UPVC, dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
  2. Mengganti cat untuk fasad, adalah solusi cepat mengganti wajah rumah, pilih warna yang sangat jauh bedanya dengan sebelumnya, akan semakin kelihatan bahwa rumah anda mengalami pembaharuan. Misalnya : bila sebelumya berwarna krem, cobalah sekarang dengan warna gradasi abu-abu.
  3. Menambah pencahayaan, terutama spot light di dinding atau teras. Pencahyaan yang berbeda menimbulkan kesan yang berbeda, bisa menimbulkan suasana yang romantis, dramatis pada malam hari. Bila akan menambah lampu untuk eksterior, tetapi kesulitan merombak instalasinya, bisa dicoba lampu LED eksterior yang menggunakan cahaya matahari, harganya relatif murah , modelnya ada yang ditanam di tanah ada yang di tempel di dinding.
  4. Mengecat ulang carport (bila ada), bisa dengan mengganti polycarbonate nya bila sudah mulai rusak dan retak-retak.
  5. Membenahi taman depan (bila ada), ini sehubungan dengan point (3)

Dengan  adanya rumah idaman berwajah cantik, penghuni dan yang akan bertamu pun juga senang, bukan?..

Pencarian dari Google:

apartemen

Budaya Hidup di Apartemen

apartemen1

Kemacetan lalu lintas kota besar seperti Jakarta, Surabaya makin menggila. Betapa nyamannya bila kantor dan rumah berada di satu wilayah. Bebas macet, sehingga hemat waktu, energi, plus BBM saat berangkat dan pulang bekerja. Lebih asyik lagi bila sudah lokasinya di dalam kota, dilengkapi dengan fasilitas lengkap. Mulai dari pasar swalayan, taman bermain anak, kolam renang, pusat kebugaran, hingga lapangan tenis.

interior apartemen

Nah, kenyamanan itulah yang kini dikejar oleh kalangan muda serta pasangan muda kota besar, seperti Jakarta. Dan, tampaknya, apartemen di jantung kota merupakan jawabannya.

Tinggal di apartemen memang mulai menjadi gaya hidup masyarakat kota. Namun, sudah siapkah masyarakat kita dengan tuntutan pola hidup apartemen: ruang gerak terbatas, serba praktis, dan mesti memiliki toleransi tinggi?

TELITI SEBELUM MENGHUNI

  • Pilih apartemen yang dibangun oleh pengembang tepercaya.
  • Jangan tergoda tawaran fasilitas umum yang berlebihan, lebih baik tanyakan secara detail mengenai sistem keamanan, ketersediaan alat deteksi kebakaran, generator cadangan, serta tempat parkir yang memadai.
  • Status kepemilikan apartemen adalah HGB (hak guna bangunan). Teliti surat kepemilikan, agar tidak bermasalah di kemudian hari.
  • Pilih apartemen di lokasi yang aksesnya ke mana pun mudah,terutama akses2 ke tempat-tempat yang biasanya sering anda kunjungi.
  • Ketahui terlebih dulu kalangan mayoritas penghuni apartemen, untuk mengetahui apakah gaya hidup mereka sesuai dengan gaya hidup Anda.
  • Meski di apartemen bebas banjir, bagaimana dengan lingkungan di sekitarnya? Bila ternyata banjir, ini akan menyulitkan Anda keluar-masuk lingkungan apartemen.

ADA ETIKANYA

  • Unit apartemen dilarang digunakan sebagai kantor atau fungsi komersial.
  • Menjaga kebersihan tempat tinggal maupun fasilitas umum.
  • Sebaiknya tidak membawa benda fasilitas umum milik apartemen untuk kepentingan pribadi.
  • Mencuci mobil tidak bisa di sembarang tempat, harus di tempat yang sudah ditentukan.
  • Saling bertoleransi, dan tidak mengganggu ketenangan penghuni apartemen lain.
  • Pertimbangkan volume suara bicara ataupun saat memutar musik, agar tidak mengganggu tetangga.
  • Hindari masakan dengan aroma tajam, seperti membakar terasi atau menggoreng ikan asin, karena ini dapat membuat penghuni lain merasa terganggu.
  • Bila ingin memelihara binatang kesayangan, sebaiknya minta izin kepada pengelola apartemen. (sumber : http://www.femina-online.com/issue/issue_detail.asp?id=85&cid=2&views=95)

Pencarian dari Google:

ruang tidur

MERANCANG RUANG TIDUR

oleh : admin

ruang tidur

Ruang tidur merupakan suatu ruangan yang bisa dikatakan paling privat di antara seluruh ruangan dalam suatu rumah, yang mewadahi segala kegiatan kita, mulai dari beristirahat, membaca, menonton tv, belajar sampai bekerja.

Jadi selayaknya kamar mendapatkan sentuhan yang “benar” dalam perancangannnya. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan merancang ruang tidur :.

  1. GAYA yang diingini oleh pemakainya : klasik, minimalis, country  ataukah apa. Ini sebaiknya serasi dengan gaya desaian keseluruhan rumah. Gaya desain ini berkaitan dengan pewarnaan ruangan itu, memakai warna yang dominant monokromatik untuk minimalis, warna dominant putih dan emas untuk gaya klasik yang mewah, warna coklat dan domonasi kayu untuk gaya country, dll. Warna ruangan ini didapatkan dari warna dinding / plafon, sedangkan warna dinding/plafon ini didapatkan dari wallpaper/ cat, disesuaikan dengan gaya ruangan.
  2. PENCAHAYAAN /PENGHAWAAN : Sebaiknya menggunakan pencahayaan alami dari jendela (bukaan) yang berhubungan langsung dengan luar, sehingga memungkinkan udara segar dan cahaya matahari bebas masuk di pagi hari. Sedangkan untuk pencahayaan buatan (lampu),, sebaiknya ada 1 lampu sebagai penerangan ruangan secara keseluruhan, lampu utama ini tidak difungsikan pada saat tidur. Pada saat tidur menggunakan lampu tidur, yang posisinya di sisi belakang posisi kepala waktu tidur, lebih baik lagi menggunakan dimmer (pengatur gelap-terang cahaya lampu).
  3. PERABOT / FURNITUR : Perabot ini berkaitan erat dengan aktivitas sehari-hari kita, dan siapa yang menggunakan ruang tidur itu. Misalkan begini : untuk pemilihan tempat tidur / ranjang, kita membutuhkan ranjang ukuran dobel (untuk 2 orang), bila ruang tidur kita berukuran terbatas, sebaiknya memilih ranjang dobel yang berukuran 160X200, bukan memilih yang 200X200. Selisih 40cm, tapi itu sangat berarti bagi ruangan yang terbatas, tanpa mengurangi fungsi perabot tersebut.
  4. RUANG GERAK : Area untuk sirkulasi / ruang gerak tidak bisa tidak diabaikan, misalkan : perletakan suatu lemari di salah satu sisi dinding kamar, perhatikan juga area untuk buka pintu lemari. Ada suatu cara sederhana untuk menge”pas”kan perabot dan ruang gerak dengan membuat potongan-potongan kertas sesuai skalanya, misalnya potongan kertas 1.6cm X 2cm untuk tempat tidur ukuran 160cm X 200cm. Sebelum pindah-pindah perabot, pindahin dulu kertas-kertas itu ditempat yang pas, nah setelah itu baru mindahin perabot yang beneran.
  5. ELEKTRIKAL: Terutama stop kontak dan saklar rancanglah untuk dipasang ditempat yang aman dan rapi, terutama bila ada pengguna anak-anak. Aman disini diartikan aman dari jangkauan anak-anak, umumnya dengan tinggi sekitar 140cm di atas lantai. Rapi disini diartikan tidak ada kabel yang bersliweran karena pemasangan stop kontak yang tidak pada tempat yang tepat. Perancangan pemasangan elektrikal ini sejalan dengan penempatan perabot-perabot di ruangan tersebut, tidak dirancang sendiri-sendiri.

Tidak sulit ‘kan?..namun apabila setelah mencoba masih ada pertanyaan, hubungi saya.

Oya, ini juga mau saya infokan bila mau lihat-lihat ada wallpaper dinding kamar  anak-anak yang atraktif, mampir di :

http://www.amazon.com/gp/product/B001HA1N4E?ie=UTF8&tag=cheapvacatioi-20&linkCode=as2&camp=1789&creative=390957&creativeASIN=B001HA1N4E

================================================================

Pencarian dari Google:

surat tanah

RUMAH / TANAH ANDA BER’SURAT’ APA?

Sumber : Astudioarchitect

sertifikat

Setiap orang yang memiliki tanah atau rumah tentunya ingin mendapatkan kepastian hukum untuk tanah yang dimilikinya. Akan sangat berguna untuk mengetahui berbagai status tanah/ lahan, misalnya bila kita akan membeli sebuah property tanah atau rumah. Demikian pula saat akan membangun rumah, tentunya diperlukan IMB. Untuk mengurus IMB, harus ada sertifikat tanahnya, entah SHM atau SHGB. Terdapat beberapa macam status tanah, sebelum membeli, pastikan kita mengerti status tanah tersebut agar tidak terjadi masalah di kemudian hari. Masalah yang bisa terjadi berkaitan dengan status tanah adalah; setelah terjadi pembelian, ternyata status tanah berbeda dari yang disebutkan oleh penjual. Cara untuk mengetahui status tanah, salah satunya adalah dengan meminta bantuan notaris/PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) untuk mengecek status tanah tersebut. Adalah langkah bijak untuk mengetahui lebih dahulu status tanah meskipun kita harus mengeluarkan dana untuk menyewa jasa notaris.
Mari kita mengenal berbagai surat dan sertifikat tanah.

Girik.
Girik sebenarnya bukan sertifikat, tapi adalah surat tanda pembayaran pajak atas lahan, yang merupakan bukti bahwa seseorang menguasai sebidang tanah tersebut. Girik tidak kuat status hukumnya seperti sertifikat, tetapi girik bisa dijadikan dasar untuk membuat sertifikat tanah.

Sertifikat Hak Milik (SHM)
Sertifikat Hak Milik adalah jenis sertifikat yang pemiliknya memiliki hak penuh atas kepemilikan tanah pada kawasan dengan luas tertentu yang telah disebutkan dalam sertifikat tersebut [wikipedia]. Status SHM adalah status yang paling kuat untuk kepemilikan lahan karena disini, lahan sudah menjadi milik seseorang tanpa campur tangan ataupun kemungkinan pemilikan pihak lain. Status Hak Milik juga tidak terbatas waktunya seperti Sertifikat hak Guna Bangunan. Melalui sertifikat ini, pemilik bisa menggunakannya sebagai bukti kuat atas kepemilikan tanah, dengan kata lain, bila terjadi masalah, maka nama yang tercantum dalam SHM adalah pemilik sah berdasarkan hukum. Sertifikat Hak Milik juga bisa menjadi alat yang kuat untuk transaksi jual beli, atau juga jaminan kredit. Proses mendapatkan sertifikat tanah melalui notaris/PPAT agar diuruskan ke BPN, dimana notaris lebih mengetahui seluk beluk dan syarat pembuatan seritifikat tanah. Syarat masing-masing berbeda bila tanah tersebut tanah hibah atau jual beli, tanah adat, tanah lelang, dan sebagainya.

Sertifikat Hak Guna
Sertifikat Hak Guna Bangunan adalah jenis sertifikat dimana pemegang sertifikat hanya bisa memanfaatkan tanah tersebut baik untuk mendirikan bangunan atau untuk keperluan lain, sedang kepemilikan tanah adalah milik negara. Sertifikat Hak Guna Bangunan mempunyai batas waktu tertentu misalnya 20 tahun. Setelah melewati batas 20 tahun, maka pemegang sertifikat harus mengurus perpanjangan SHGB-nya. Berbeda dengan Sertifikat Hak Milik yang kepemilikannya hanya untuk WNI..
Sertifikat Hak guna ini bisa digunakan untuk batas 20 tahun yang bisa diperpanjang lagi.

Pencarian dari Google:

gorden

GORDEN ITU MAHAL ATAU TIDAK YA?

Oleh : admin

gorden

Ketika kita membutuhkan gorden, kita tentunya ingin tau cara mengukurnya, setidak-tidaknya kita ingin tau berapa biaya yang harus kita keluarkan.

Misalnya kita ingin membuat gorden untuk jendela ukuran panjang 1,8 m dengan tinggi 2,5 m. Sedangkan lebar bahan kain gorden adalah 1,4 m.

Diketahui data-data sebagai berikut :

  • Harga gorden lebar 1.4m berkisar                  Rp 100.000,-/m.
  • Harga vitrase berkisar                                     Rp 70.000,-/m
  • Dengan biaya accessories +-                                    Rp 200.000,-/set
  • Batang ril alumunium +-                                 Rp. 45.000,-/m.
  • Dengan lebar jendela 1,8 m, maka lebihkan setiap sisinya sebesar 10 cm. Sehingga ukuran lebar yang harus tertutup gorden yang diperlukan selebar 2m.
    Sedangkan tingginya yang harus tertutup gorden
    = 2,5 m + 0.5m (mengantisipasi lipatan bahan) = 3m

Kebutuhan bahan gorden =

(A) (Sisi lebar (2m) X 2 ) : lebar bahan = (2 X 2) : 1.4 = 2.86 ~ 3
(B) Tinggi kebutuhan gorden = 3m
Jadi kebutuhan bahan gorden yang lebar kainnya 1.4m
= (A) X (B) = 3 X 3m = 9 m

Dari data-data di atas, berapa sih biayanya?

Biaya GORDEN          = panjang bahan dibutuhkan x Rp 100.000,-/m

= 9 m x Rp 100.000,-/m          = Rp 900.000,-

Biaya RIL alm              = panjang bahan dibutuhkan x Rp 45.000,-/m

= 2 m x Rp 40.000,-/m            = Rp. 90.000.-

Biaya VITRASE           = panjang bahan yang dibutuhkan x Rp 70.000,-/m

= 9 m x Rp 70.000,-/m            = Rp.630.000,-

(Cara perhitungan bahan Vitrase = bahan Gorden)

Biaya AKSESORIS                                                     = Rp. 200.000,-

Biaya TOTAL                                                              = Rp. 1.820.000,-

Perkiraan biaya Rp.1.820.000,- itulah yang harus dikeluarkan untuk jendela dengan ukuran seperti contoh diatas.

Pencarian dari Google: